Belajar Hydroponic

  • Home
  • Themes
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Dropdown Menu ▼
    • Submenu 1
    • Submenu 2
    • Submenu 3
  • Advertise

Cari Blog Ini

Home » Media Tanam » Pengenalan Hidroponik » Media Tanam Hidroponik

Media Tanam Hidroponik

» Media Tanam, » Pengenalan Hidroponik
» Selasa, 16 Agustus 2016

Media tanam hidroponik merupakan material non tanah yang digunakan sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya akar tanaman. Media ini memiliki fungsi utama sebagai penyangga agar tanaman bisa berdiri tegak dan tidak roboh. Idealnya media tanam memiliki tekstur yang gembur dan mampu menyimpan banyak air. Selain itu, materialnya harus bersifat poros atau mampu membuang kadar air yang berlebih.

Media tanam yang baik harus memiliki pH sekitar 6-7 dan akan lebih baik jika materialnya mengandung kapur serta kaya akan unsur kalsium. Untuk menjaga terserangnya tanaman dari berbagai penyakit, pastikan media yang akan digunakan bersifat steril dan bebas dari patogen. Ada banyak material yang bisa dimanfaatkan sebagai media tanam hidroponik. Berikut adalah beberapa di antaranya:

·    Rockwool
Rockwool merupakan salah satu media tanam yang banyak digunakan oleh para petani hidroponik. Media tanam ini mempunyai kelebihan dibandingkan dengan media lainnya terutama dalam hal perbandingan komposisi air dan udara yang dapat disimpan oleh media tanam ini.


·    Arang
Arang merupakan sisa pembakaran kayu atau batok kelapa. Material ini mampu mengikat air dalam jumlah banyak, tidak mudah lapuk, dan sulit ditumbuhi jamur. Namun demikian arang memiliki sedikit kandungan hara sehingga dalam penggunaannya membutuhkan pemupukan ekstra.

·    Sekam padi
Sekam padi merupakan kulit padi yang telah digiling. Material ini memiliki porositas tinggi yang berperan terhadap sistem aerasi dan drainase media tanam. Untuk mendapatkan hasil optimal, sebaiknya sekam dibakar terlebih dahulu agar kandungan karbonnya lebih tinggi dan lebih steril karena materi patogennya akan mati terbakar.

·    Pupuk kandang
Pupuk kandang merupakan media yang sangat baik karena memiliki kandungan unsur hara yang lengkap. Selain itu kandungan mikroorganisme yang terdapat di dalamnya mampu merombak bahan organik menjadi nutrisi yang mudah diserap oleh tanaman. Agar steril, pupuk kandang sebaiknya dikukus terlebih dahulu sebelum dipakai.

·    Sabut kelapa (coco peat)
Sabut kelapa mempunyai karakteristik yang mampu mengikat dan menyimpan air dengan kuat dan mengandung berbagai unsur hara esensial yang bermanfaat bagi tananan. Untuk mengindari tumbuhnya jamur, rendam sabut kelapa ke dalam larutan fungisida sebelum dipakai.

·    Kompos
Sebagai hasil dari fermentasi limbah organik, kompos mampu menjadi fasilitator dalam penyerapan nitrogen dan memiliki kandungan unsur hara yang tinggi. Kompos yang baik digunakan sebagai media tanam adalah yang mengalami pelapukan sempurna dengan ciri-ciri berwarna hitam kecoklatan, tidak berbau, dan memiliki kadar air yang rendah.
·    Vermikulit dan perlit
Material ini merupakan media anorganik steril yang dihasilkan dari kepingan-kepingan mika yang mengandung potasium dan kalium sehingga menambah daya serap air. Sebagai media tanam, sebaiknya material tersebut digabungkan dengan pupuk organik untuk melengkapi unsur haranya.
·    Pecahan batu bata
Material ini bisa dijadikan alternatif media tanam karena memiliki performa drainase dan aerasi yang baik. Namun demikian media ini miskin unsur hara sehingga penggunaanya biasanya dibarengi dengan pupuk kandang.
·    Spons (froralfoam)
Dilihat dari sifatnya, spons memiliki daya serap yang tinggi terhadap air dan unsur hara. Namun demikian bahannya mudah hancur sehingga tidak bisa dipakai dalam jangka waktu lama.
·    Gabus stereofoam
Material yang terbuat dari kopolimer styren ini kerap dipakai sebagai campuran media tanam untuk menambah porositas media tanam.

Tiap media memiliki kandungan unsur hara dan porositas yang berbeda. Saran saya, tidak ada salahnya mengombinasikan material organik dan anorganik sebagai media tanam, karena material anorganik memiliki kelebihan dalam hal porositas dan material organik kaya akan unsur hara. Selamat bereksplorasi dengan media tanam hidroponik, semoga tanaman Anda tumbuh subur sesuai dengan harapan. 

For More :

http://bit.ly/3qwbQ5u
http://bit.ly/2KtsXWi
http://bit.ly/2XZ0haZ
http://bit.ly/2XXlD8E
http://bit.ly/3p0TZ6l

ADS HERE !!!

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Tukang Taman

  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya
  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya

Label

  • Aquaponik
  • Bawang
  • Bisnis Hidroponik
  • Cabe & Paprika
  • Cahaya
  • Cara Memilih Pupuk
  • Cara Menanam Hidroponik
  • Dutch Bucket
  • Fertigasi
  • Greenhouse
  • Hama Tanaman
  • Hidroponik
  • Hidroponik pemula
  • Jasa Tukang Taman
  • Jenis lampu
  • Konvensional
  • Media Tanam
  • Melon
  • Menanam
  • NFT
  • Nutrisi Tanaman
  • Pengenalan Hidroponik
  • Pestisida Alami
  • Pupuk AB-Mix
  • Rakit Apung
  • Sayuran
  • Sederhana
  • Semai
  • Step by Step
  • Timun
  • Tomat

Blog Archive

  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (1)
  • September 2020 (1)
  • Desember 2019 (1)
  • Juni 2018 (1)
  • Desember 2016 (2)
  • November 2016 (3)
  • Oktober 2016 (9)
  • September 2016 (12)
  • Agustus 2016 (11)
  • Juli 2016 (2)
  • April 2016 (2)
  • Maret 2016 (6)
  • Februari 2016 (3)
  • Januari 2016 (1)
  • November 2015 (6)
  • Oktober 2015 (1)
  • Agustus 2015 (1)
  • Juli 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • Maret 2015 (2)
  • Februari 2015 (1)
  • Januari 2015 (4)
  • Desember 2014 (1)
  • Oktober 2014 (1)
  • Agustus 2014 (1)
  • Juli 2014 (1)
  • Mei 2014 (2)
  • April 2014 (4)

Subscribe To

Postingan
Atom
Postingan
Komentar
Atom
Komentar

©2017 - Belajar Hydroponic | Designed by: Niscala Garden | Provided by: Niscala Garden Jakarta | Powered by: Blogger