Belajar Hydroponic

  • Home
  • Themes
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Dropdown Menu ▼
    • Submenu 1
    • Submenu 2
    • Submenu 3
  • Advertise

Cari Blog Ini

Home » Cara Menanam Hidroponik » Membuat pot hidroponik dari gelas plastik bekas

Membuat pot hidroponik dari gelas plastik bekas

» Cara Menanam Hidroponik
» Senin, 17 Oktober 2016

Bagi pemula, terkadang kesulitan bagaiman membuat pot yang sesuai untuk teknik hidroponik. Pot untuk teknik hidroponik adalah media yang sangat penting untuk membantu proses pertumbuhan tanaman. Kesulitan membuat pot hidroponik bagi pemula adalah tantangan awal yang sering dihadapi. Tetapi Anda tidak perlu khawatir sebab membuat pot untuk media tanam hidroponik bisa dilakukan dengan menggunakan barang-barang bekas disekitar kita, seperti gelas plastic yang sudah tidak terpakai.


Hidroponik tidak membutuhkan herbisida atau pestisida sehingga lebih ramah terhadap lingkungan dan sayuran. Cara membuat pot hidroponik dari bahan gelas plastic bekas sangat mudah dilakukan. Plastik bekas sangat mudah didapat.
Menggunakan barang-barang bekas setidaknya mampu membantu mengatasi masalah sampah plastik. Pot Hidroponik sederhana dari gelas plastik bekas juga bisa menghemat biaya. Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara yang paling sederhana.
Alat dan bahan membuat pot hidroponik
1.    Gelas plastic bekas mineral
2.    Solder sebagai alat untuk melubangi plastic
3.    Sterofoam
4.    Pisau atau cutter
5.    Kain sumbu
6.    Paku
7.    Media tanam (serabut kelapa, sekam, serbuk kayu dsb)
8.    Bibit tanaman
9.    Air nutrisi
Cara membuat pot hidroponik
1.    Beri lubang di bagian bawah dan lubang memanjang di bagian samping gelas plastik bekas dengan menggunakan solder dengan ukuran diameter 1.5 cm. Fungsinya sebagai tempat akar untuk bisa menjangkau larutan nutrisi.
2.    Potong sterofoam ukuran tebal 2-4 cm lalu beri lubang sebesar ukuran gelas plastic. Fungsinya sebagai tempat pot. Jangan lupa beri jarak antar lubang 10-20 cm.
3.    Membuat pot hidroponik dari gelas plastik yang telah dilubangi di bagian bawah dan samping, potong sumbu kain dengan lebar 3 cm lalu masukkan kedalam gelas plastik dari bawah dan tarik kedalam.
4.    Siapkan bibit tanaman yang sudah dibersihkan. Lakukan pembersihan bibit dengan perlahan agar akar tidak mudah patah.
5.    Isi bak penampung dengan larutan nutrisi. Letakkan gelas plastic didalam lubang sterofoam lalu letakkan sterofoam diatas bak penampung nutrisi. Pada tahap awal, biarkan bagian  bawah gelas plastik terendam sedikit 1.5-1 cm ke dalam larutan nutrisi.
6.    Letakkan media tanam hidroponik di tempat teduh selama semalaman. Setelahnya, bak dapat diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari.
7.    Rawat tanaman hidroponik dengan baik dan benar, hindari terkena hujan, cek ketersediaan larutan nutrisi.
Demikian cara praktis dan mudah membuat pot hidroponik yang bisa dilakukan di rumah. Penjelasan cara membuat pot diatas adalah salah satu metode yang paling sederhana dengan memanfaatkan media bekas dari plastik gelas. Cara membuat pot hidroponik sangat berguna bagi pemula yang baru ingin mencoba teknik bertanam dengan hidroponik.

For More :

http://bit.ly/3qwbQ5u
http://bit.ly/2KtsXWi
http://bit.ly/2XZ0haZ
http://bit.ly/2XXlD8E
http://bit.ly/3p0TZ6l




ADS HERE !!!

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Tukang Taman

  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya
  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya

Label

  • Aquaponik
  • Bawang
  • Bisnis Hidroponik
  • Cabe & Paprika
  • Cahaya
  • Cara Memilih Pupuk
  • Cara Menanam Hidroponik
  • Dutch Bucket
  • Fertigasi
  • Greenhouse
  • Hama Tanaman
  • Hidroponik
  • Hidroponik pemula
  • Jasa Tukang Taman
  • Jenis lampu
  • Konvensional
  • Media Tanam
  • Melon
  • Menanam
  • NFT
  • Nutrisi Tanaman
  • Pengenalan Hidroponik
  • Pestisida Alami
  • Pupuk AB-Mix
  • Rakit Apung
  • Sayuran
  • Sederhana
  • Semai
  • Step by Step
  • Timun
  • Tomat

Blog Archive

  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (1)
  • September 2020 (1)
  • Desember 2019 (1)
  • Juni 2018 (1)
  • Desember 2016 (2)
  • November 2016 (3)
  • Oktober 2016 (9)
  • September 2016 (12)
  • Agustus 2016 (11)
  • Juli 2016 (2)
  • April 2016 (2)
  • Maret 2016 (6)
  • Februari 2016 (3)
  • Januari 2016 (1)
  • November 2015 (6)
  • Oktober 2015 (1)
  • Agustus 2015 (1)
  • Juli 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • Maret 2015 (2)
  • Februari 2015 (1)
  • Januari 2015 (4)
  • Desember 2014 (1)
  • Oktober 2014 (1)
  • Agustus 2014 (1)
  • Juli 2014 (1)
  • Mei 2014 (2)
  • April 2014 (4)

Subscribe To

Postingan
Atom
Postingan
Komentar
Atom
Komentar

©2017 - Belajar Hydroponic | Designed by: Niscala Garden | Provided by: Niscala Garden Jakarta | Powered by: Blogger