Belajar Hydroponic

  • Home
  • Themes
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Dropdown Menu ▼
    • Submenu 1
    • Submenu 2
    • Submenu 3
  • Advertise

Cari Blog Ini

Home » Hama Tanaman » Pestisida Alami » Cara Menanggulangi Hama Dengan Pestisida Alami

Cara Menanggulangi Hama Dengan Pestisida Alami

» Hama Tanaman, » Pestisida Alami
» Selasa, 27 September 2016

Membasmi hama dengan pestisida alami merupakan salah satu teknik ampuh yang bisa dilakukan oleh para petani atau pecinta aktivitas berkebun dalam menanggulangi hama tanaman. Penggunaan pestisida alami semacam ini sangatlah aman, mengingat semua bahan yang digunakan berasal dari bahan alami tanpa adanya campuran bahan kimia berbahaya.

Pestisida Organik untuk Menanggulagi Hama


Perlu anda ketahui bahwa jenis pestisida alami semacam ini termasuk pestisida yang mudah terurai di alam (biodegradable), sehingga pemakaian yang benar tidak akan menimbulkan pencemaran.
Untuk membasmi hama dengan pestisida alami, maka anda bisa menggunakan limbah yang berasal dari air kencing sapi yang dicampur dengan bahan-bahan lainnya. Penggunaan air kencing sapi dalam membasmi hama dengan pestisida alami ini dikarenakan kandungan nitrogen, fosfor, kalium dan airnya mampu untuk membasmi hama tanaman.
Selain itu, penerapan cara membasmi hama dengan pestisida alami dengan urine sapi ini juga akan menjadikan tanaman tumbuh subur. Untuk lebih jelasnya tentang membasmi hama dengan pestisida alami anda bisa menerapkan cara berikut ini.
Bahan
·    20 liter urine sapi
·    1 liter tetes tebu
·    Bakteri decomposer seperti EM 4, Mbio
·    0,5 kg empon-empon (lengkuas, kencur, kunyit, temuireng, brotowali, jahe)
·    1 gelas air rendaman kedelai
·    4 liter air
Cara Pembuatan
1.    Siapkan semua empon-empon lalu tumbuk keseluruhannya hingga lembut
2.    Masukkan Dalam panci yang ditambah air dan masak tumbukan empon-empon dengan air selama beberapa menit hingga air mendidih
3.    Angkat dan tunggu hingga rebusan empon-empon menjadi dingin
4.    Campurkan dengan tetes tebu, urine sapi dan rendaman kedelai
5.    Aduk seluruh bahan hingga rata
6.    Masukkan campuran tersebut ke dalam sebuah jerigen dan tutup jerigen tersebut
7.    Simpan jerigen di tempat yang aman selama 3 minggu
8.    Pastikan untuk membuka tutup jerigen 3 hari sekali untuk membuang gas yang terkumpul dalam jerigen
9.    Setelah 3 minggu, pestisida alami bisa digunakan
Perlu anda ketahui bahwa penerapan cara membasmi hama dengan pestisida alami dengan urine sapi ini memiliki takaran dosis yang berbeda untuk setiap tanaman. Ketika anda ingin membasmi hama pada tanaman padi, maka penyemprotan pada tanaman bisa anda lakukan saat padi berusia 14 – 21 hari setelah proses penanaman yang dilanjutkan 45 hari kemudian setelah tanam.
Sedangkan bagi anda yang memiliki tanaman hortikultura dan ingin membasmi hama dengan pestisida alami, maka penyemprotan bisa dilakukan saat tanaman berusia 14 – 21 setelah penanaman dan diteruskan saat tanaman mencapai musim bunga.
 Pengaplikasian untuk pestisida semacam ini bisa langsung disemprotkan pada tanaman tanpa dicampur dengan bahan lain. Dengan cara membasmi hama dengan pestisida alami semacam ini, maka hama tanaman anda akan segera mati dan tanaman tumbuh subur.

For More :

http://bit.ly/3qwbQ5u
http://bit.ly/2KtsXWi
http://bit.ly/2XZ0haZ
http://bit.ly/2XXlD8E
http://bit.ly/3p0TZ6l

ADS HERE !!!

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Tukang Taman

  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya
  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya

Label

  • Aquaponik
  • Bawang
  • Bisnis Hidroponik
  • Cabe & Paprika
  • Cahaya
  • Cara Memilih Pupuk
  • Cara Menanam Hidroponik
  • Dutch Bucket
  • Fertigasi
  • Greenhouse
  • Hama Tanaman
  • Hidroponik
  • Hidroponik pemula
  • Jasa Tukang Taman
  • Jenis lampu
  • Konvensional
  • Media Tanam
  • Melon
  • Menanam
  • NFT
  • Nutrisi Tanaman
  • Pengenalan Hidroponik
  • Pestisida Alami
  • Pupuk AB-Mix
  • Rakit Apung
  • Sayuran
  • Sederhana
  • Semai
  • Step by Step
  • Timun
  • Tomat

Blog Archive

  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (1)
  • September 2020 (1)
  • Desember 2019 (1)
  • Juni 2018 (1)
  • Desember 2016 (2)
  • November 2016 (3)
  • Oktober 2016 (9)
  • September 2016 (12)
  • Agustus 2016 (11)
  • Juli 2016 (2)
  • April 2016 (2)
  • Maret 2016 (6)
  • Februari 2016 (3)
  • Januari 2016 (1)
  • November 2015 (6)
  • Oktober 2015 (1)
  • Agustus 2015 (1)
  • Juli 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • Maret 2015 (2)
  • Februari 2015 (1)
  • Januari 2015 (4)
  • Desember 2014 (1)
  • Oktober 2014 (1)
  • Agustus 2014 (1)
  • Juli 2014 (1)
  • Mei 2014 (2)
  • April 2014 (4)

Subscribe To

Postingan
Atom
Postingan
Komentar
Atom
Komentar

©2017 - Belajar Hydroponic | Designed by: Niscala Garden | Provided by: Niscala Garden Jakarta | Powered by: Blogger