Belajar Hydroponic

  • Home
  • Themes
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Dropdown Menu ▼
    • Submenu 1
    • Submenu 2
    • Submenu 3
  • Advertise

Cari Blog Ini

Home » Hama Tanaman » Pestisida Alami » Cara Menanggulangi Hama Dengan Petrogenol

Cara Menanggulangi Hama Dengan Petrogenol

» Hama Tanaman, » Pestisida Alami
» Jumat, 30 September 2016

Bagi anda yang memiliki tanaman buah di rumah, pastinya anda pernah dibuat jengkel dengan permasalahan hama tanaman yang disebut lalat buah. Jenis hama yang satu ini akan menyerang beberapa tanaman seperti tomat, mentimun dan jenis tanaman buah lainnya. Ketika tanaman anda telah terserang lalat buah, maka sudah dipastikan kalau tanaman anda bakalan busuk dan anda akan gagal panen.



Hal semacam inilah yang saat ini menjadi permasalahan petani buah ataupun para pecinta aktivitas berkebun yang memiliki tanaman buah. Sebagai solusinya, maka menanggulangi hama dengan petrogenol merupakan cara yang mudah dan efektif untuk mengatasi permasalahan semacam ini.
Petrogenol merupakan bahan kimia yang diproduksi oleh salah satu pabrik kimia di Gresik yang telah teruji mampu mengatasi permasalahan hama lalat buah. Menanggulangi hama dengan petrogenol ini bisa dibilang murah, sebab bahan yang digunakanpun juga merupakan bahan bekas yang bisa didapat di lingkungan sekitar.
Cairan petrogenol (berasal dari eugenol minyak cengkeh) ini mampu untuk menarik lalat buah datang mendekati jebakan yang terbuat dari botol air minum bekas. Sekali lalat itu masuk ke dalam jebakan, maka lalat tidak akan bisa keluar lagi. Untuk lebih jelasnya bagaimana menanggulangi hama dengan petrogenol, anda bisa menerapkan beberapa cara berikut ini:
Alat dan Bahan
·    1 buah pisau cutter
·    1 buah gunting
·    1 buah botol kemasan air minum 1500 ml
·    Lakban secukupnya
·    Kawat ikat secukupnya
·    1 buah ang
·    Kapas secukupnya
·    Cairan petrogenol secukupnya
Cara Pembuatan
1.    Siapkan botol air minum bekas, buang tutup botol tersebut dan potong sebatas bagian leher botol tepatnya di bawah lengkungan botol.
2.    Ambil kawat secukupnya dan buatlah kawat pengikat yang berbentuk salib dengan ujung dilengkungkan
3.    Masukkan kawat pengikat melalui lubang tengah badan botol dan jangan lupa untuk memenuhi ujung lengkung kawat pengikat dengan kapas yang dibasahi oleh cairan petrogenol
4.    Setelah kawat pengikat terpasang, selanjutnya pasang potongan botol air minum dengan posisi terbalik dan kuatkan dengan lakban
5.    Perangkat lalat buah siap untuk dipasang
Cara menanggulangi hama dengan petrogenol semacam ini akan bisa digunakan dalam kurun waktu sebulan. Setelah sebulan, maka penambahan cairan petrogenol bisa dilakukan jika peralatan untuk menanggulangi hama dengan petrogenol masih diperlukan.
Ketika anda berfikir untuk menyudahi penggunaan alat ini, maka sangat tidak disarankan untuk membuang bekas botol yang mengandung petrogenol sembarangan, karena hal ini akan mencemari lingkungan sekitar.
Untuk keamanan, akan lebih baik jika anda menanam botol ini jauh dari sumber air, sehingga tidak akan mencemari air tersebut. Dengan menerapkan cara menanggulangi hama dengan petrogenol, maka populasi lalat buah yang kerap menjadi musuh petani akan segera berkurang.

For More :

http://bit.ly/3qwbQ5u
http://bit.ly/2KtsXWi
http://bit.ly/2XZ0haZ
http://bit.ly/2XXlD8E
http://bit.ly/3p0TZ6l

ADS HERE !!!

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Tukang Taman

  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya
  • Tukang Taman Jakarta
  • Tukang Taman Surabaya

Label

  • Aquaponik
  • Bawang
  • Bisnis Hidroponik
  • Cabe & Paprika
  • Cahaya
  • Cara Memilih Pupuk
  • Cara Menanam Hidroponik
  • Dutch Bucket
  • Fertigasi
  • Greenhouse
  • Hama Tanaman
  • Hidroponik
  • Hidroponik pemula
  • Jasa Tukang Taman
  • Jenis lampu
  • Konvensional
  • Media Tanam
  • Melon
  • Menanam
  • NFT
  • Nutrisi Tanaman
  • Pengenalan Hidroponik
  • Pestisida Alami
  • Pupuk AB-Mix
  • Rakit Apung
  • Sayuran
  • Sederhana
  • Semai
  • Step by Step
  • Timun
  • Tomat

Blog Archive

  • Januari 2021 (1)
  • Desember 2020 (1)
  • September 2020 (1)
  • Desember 2019 (1)
  • Juni 2018 (1)
  • Desember 2016 (2)
  • November 2016 (3)
  • Oktober 2016 (9)
  • September 2016 (12)
  • Agustus 2016 (11)
  • Juli 2016 (2)
  • April 2016 (2)
  • Maret 2016 (6)
  • Februari 2016 (3)
  • Januari 2016 (1)
  • November 2015 (6)
  • Oktober 2015 (1)
  • Agustus 2015 (1)
  • Juli 2015 (2)
  • Mei 2015 (2)
  • Maret 2015 (2)
  • Februari 2015 (1)
  • Januari 2015 (4)
  • Desember 2014 (1)
  • Oktober 2014 (1)
  • Agustus 2014 (1)
  • Juli 2014 (1)
  • Mei 2014 (2)
  • April 2014 (4)

Subscribe To

Postingan
Atom
Postingan
Komentar
Atom
Komentar

©2017 - Belajar Hydroponic | Designed by: Niscala Garden | Provided by: Niscala Garden Jakarta | Powered by: Blogger